Header Ads

Pesona Gunung Semeru, dari Legenda, Mitos, sampai Fenomena Alam Langka

Gunung Semeru 

Gunung Semeru megah berdiri membatasi pemandangan, menimbulkan decak kagum atas lanskap menawan di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Namanya pun bisa membangkitkan memori berbeda bagi tiap orang.

Ya, Mahameru memang bisa diinterpretasi dari banyak sudut. Mungkin keindahannya bisa jadi legenda di baliknya. Tak ketinggalan pula mitos-mitos yang menghiasi eksistensi gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Legenda yang paling sering terdengar bahwa Mahameru merupakan gunung yang dipindahkan para dewa dari India untuk membuat Jawa tak lagi terombang-ambing ombak Samudra Hindia dan Laut Jawa. Ia dimaksudkan jadi tiang pancang bagi Jawa agar bisa ditinggali manusia.

Namun saat proses pemindahan, gunung tersebut berceceran bagian-bagiannya. Maka, terciptalah rangkaian gunung-gunung yang terbentang dari barat hingga timur Jawa. Diceritakan, tubuh Mahameru yang berat jatuh berdebum menjadi Gunung Semeru.

Sementara, puncaknya dijatuhkan di selatan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dan akhirnya menjelma menjadi Gunung Penangggungan. Tak berhenti di situ, Gunung Semeru juga lekat dengan mitos blank 75.

MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]



Gunung Semeru 

Akhir tahun lalu, Tri Hardiyanto, juru bicara tim ekspedisi 7 Summits Indonesia in 100 Days menceritakan, blank 75 yang biasa dikenal dengan sebutan jalur tengkorak atau the dead zone merupakan suatu area di arah timur laut atau berbelok ke arah kanan dari arah puncak.

"Itu jurang sedalam 75 meter banyak makan korban. Kebanyakan pendaki yang tersesat, jatuh, atau hilang karena dia jalan sendiri di cuaca buruk. Mereka terlalu asyik turun lewat jalur pasir, tanpa disadari sudah ada di bibir jurang," ungkap Tri, dilansir Judi Poker Live.

Menurut penuturan Tri, ada mitos soal para pendaki mengikuti pendaki lain turun saat cuaca buruk, tapi orang yang diikuti hilang dalam kabut. Namun, para pendaki tetap mengikutinya. Alhasil, tanpa disadari mereka malah terjerumus ke dalam jurang.

"Ini alam, kita tidak bisa memahami, tapi kita bisa belajar. Alam mengajarkan kita banyak hal, bahwa kita tidak bisa berdiri dan berjalan sendiri tanpa bantuan orang lain," kata Tri soal mitos seputar blank 75 di Gunung Semeru. 

Judi Poker Online Terpercaya Indonesia | Agen Poker Online | Agen Ceme Terbaik | Judi Domino QQ | Capsa Susun Online
Ceme Keliling - Texas Poker - Domino Bet - Bandar Ceme - Bandar Capsa - Live Poker - Bandar Blackjack

 Posted By : MKVPOKER | MKVGAMES
Wechat : mkvplay
BBM : 559CB6EE
WA : +855-96-3731-855

Tidak ada komentar