Rayakan Festival Aneh, 1300 Masyarakat Valencia Bugil di Tengah Kota
Agen Poker Online - SEBAGIAN besar orang tentunya akan minder dan merasa malu jika tidak mengenakan pakaian saat berada di muka umum.
Pasalnya, beberapa bagian vital seperti payudara maupun alat kelamin merupakan sesuatu yang pribadi dan tidak pantas untuk menjadi konsumsi publik.
Namun berbeda halnya dengan masyarakat yang ada di Negeri Matador, Spanyol. Sejumlah orang terlihat terpana melihat banyak laki-laki dan perempuan bertelanjang bulat alias bugil pada siang bolong. Kegiatan yang terbilang aneh ini dilakukan oleh sejumlah orang di Kota Valencia, Spanyol.
Foto telanjang mereka diabadikan oleh seorang fotografer asal Amerika Serikat (AS), Spencer Tunick.
Namun berbeda halnya dengan masyarakat yang ada di Negeri Matador, Spanyol. Sejumlah orang terlihat terpana melihat banyak laki-laki dan perempuan bertelanjang bulat alias bugil pada siang bolong. Kegiatan yang terbilang aneh ini dilakukan oleh sejumlah orang di Kota Valencia, Spanyol.
Foto telanjang mereka diabadikan oleh seorang fotografer asal Amerika Serikat (AS), Spencer Tunick.
Ia mengaku sangat tertarik untuk mengambil gambar sekelompok orang yang telanjang di dalam kota. Kabarnya kelompok orang-orang telanjang tersebut, menantang suhu hingga 10 derajat celcius pada pagi hari.
Mereka mulai bertelanjang di sekitar Torres de Serranos, yang merupakan sebuah monument pada abad ke-14.
Mereka mulai bertelanjang di sekitar Torres de Serranos, yang merupakan sebuah monument pada abad ke-14.
Sebagaimana dilansir Agen Poker Online, Senin (1/4/2019), sekira pukul enam pagi, sebanyak 1.300 model melepaskan pakaian mereka di Center del Carme dan berjalan tanpa alas kaki sejauh 300 meter menuju Torres de Serranos.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]

Tunick sendiri mengambil gambar selama dua jam di area yang tertutup
tersebut. Para polisi juga terlihat mengawasi kegiatan tersebut.
Acara
ini sengaja dilakukan karena dipercaya bisa mengidupkan kembali hubungan
tradisional antara seorang pria dan seorang wanita, dimana wanita dalam
posisi lebih berkuasa.
Pada satu titik, para wanita dalam kelompok berdiri di atas
pasangan prianya. Sementara para pria yang menjadi lawannya hanya bisa
berbaring di tanah.
Tak lama kemudian, para wanita yang diorganisir oleh
Tunick melalui sebuah pengeras suara, membantu para pria bangun dengan
rasa kekerabatan.
Tunick mengatakan bahwa dia ingin menunjukkan pemberdayaan
perempuan dan menggambar analogi antara konstruksi arsitektur dan
rekosntruksi manusia yang menghasilkan perubahan pikiran dan hati.
Acara ini adalah bagian dari Festival Intramurs dan Pemerintahan
Valencia serta Dewan Kota telah mendukung proyek Tunick tersebut.
Sebanyak 1.300 peserta dari segala usia, bentuk dan ukuran datang dari
seluruh dunia demi melakukan proyek ini.
“Sampai beberapa hari yang lalu kami tidak tahu kapan kami harus
melakukan ini, dan sampai saat terakhir pula kami tidak tahu di mana
mereka akan mengambil foto-foto itu,” tutur Patricia Ojeda, selaku
peserta telanjang berusia 42 tahun.




Post a Comment