Livi Zheng Ungkap 8 Lokasi Syuting Film Bali: Beats of Paradise di Pulau Dewata
Mkv Poker - Keindahan Pulau Bali tersaji
dalam film Bali: Beats of Paradise besutan sutradara muda dunia asal
Indonesia, Livi Zheng. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada 22
Agustus 2019.
Sementara Amerika Serikat dan Korea Selatan, film ini telah
ditayangkan sejak Mei 2019. Pengambilan gambar untuk film Bali: Beats of
Paradise dilakukan di beberapa tempat, termasuk di Los Angeles, Boston,
dan tentunya Bali.
Hal ini diungkapkan oleh Livi Zheng saat mempromosikan film Bali:
Beats of Paradise di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata,
Jumat, 19 Juli lalu. Livi mengaku Indonesia sebagai tanah kelahirannya
menawarkan panorama alam yang indah sebagai lokasi syuting film yang
digarapnya.
"Sukanya di Indonesia memang sudah indah banget, jadi mudah syuting
di sini. Sedihnya enggak bisa semua di-shoot, jadi harus memilih," ujar
Livi.
Untuk lokasi syuting film ini, Livi mengungkapkan kurang lebih
dilakukan di delapan daerah. Lokasinya antara lain Pura Besakih, Taman
Ayun di Badung, Tanah Lot, Desa Wisata Penglipuran, Pura Desa di Badung,
Pura Ulun Danu Beratan, Sukowati, serta daerah dengan pemandangan
pegunungan dan sawah terasering.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
"Jadi kami syuting di banyak lokasi di Bali. Lokasi yang banyak
dikunjungi turis tapi juga lokasi bagus-bagus yang mungkin belum banyak
di-discover turis," ucap Livi.
Livi berharap dengan diputarnya film ini di Amerika Serikat dan
Korea Selatan, dapat menjadi daya tarik untuk turis potensial dari kedua
negara tersebut.
"Bali yang sudah banyak dikenal orang akan lebih banyak lagi dikenal. Inilah promosi yang kita lakukan. Dengan memperkenalkan Bali, misi kita juga memperkenalkan daerah lain di sekitarnya," sambung Livi.
Mengapresiasi film Bali: Beats of Paradise, Deputi Bidang
Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya
mengatakan bahwa film garapan Livi Zheng tersebut merupakan salah satu
bentuk promosi yang bisa diterima oleh seluruh golongan masyarakat.
Film itu mengangkat kisah tentang kehidupan seorang seniman gamelan
yang diperankan oleh Nyoman Wenten dengan berlatar belakang keindahan
alam Pulau Dewata.
"Film merupakan media komunikasi yang halus. Dari perspektif
pariwisata, film merupakan alat komunikasi untuk mempromosikan keindahan
destinasi wisata kepada dunia. Seperti kita tahu, keindahan alam dan
keberagaman budaya merupakan salah satu daya tarik pariwisata
Indonesia," tandas Nia.




Post a Comment