Serunya Eksplorasi Jalur Rempah di Ternate dan Tidore
Mkv Poker - BERWISATA ke Ternate dan Tidore, sarat akan destinasi wisata alam yang cantik, yang juga kental dengan sejarah dan budaya. Saat melancong kesana, wisatawan dapat menyusuri berbagai destinasi di sepanjang jalur rempah.
Banyak kisah lampau yang sangat memikat dari Ternate dan Tidore. Salah satunya komoditas rempah yang besar dan sampai sekarang ada.
Sejarah menyebutkan, jauh sebelum bangsa Eropa melakukan akivitas perdagangan di Asia Tenggara, Nusantara telah jadi pemain penting di dunia lewat rempah-rempahnya. Pada abad ke-15, bangsa Portugis menemukan rute ke Maluku.
Banyak kisah lampau yang sangat memikat dari Ternate dan Tidore. Salah satunya komoditas rempah yang besar dan sampai sekarang ada.
Sejarah menyebutkan, jauh sebelum bangsa Eropa melakukan akivitas perdagangan di Asia Tenggara, Nusantara telah jadi pemain penting di dunia lewat rempah-rempahnya. Pada abad ke-15, bangsa Portugis menemukan rute ke Maluku.

Tepatnya di Pulau Ternate dan Tidore banyak lahan cengkeh yang
mengundang minat bangsa Eropa lainnya, seperti Spanyol dan Belanda untuk
bersaing menguasai wilayah di jalur rempah. Sampai pada saat itu
Gubernur Jenderal Belanda pernah membakar lahan perkebunan cengkeh di
sana secara besar-besaran pada akhir abad ke-16.
Dua bangsa itu saling memperebutkan lahan cengkeh, sampai akhirnya menyulut perlawanan dari Kesultanan Ternate dan Tidore terhadap Belanda. Jejak sejarah itu, sangat disayangkan jika tergerus zaman.
Lewat Spice Route Connextion Indonesia (SRCI) yang digagas oleh
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Yayasan Negeri Rempah,
generasi milenial diajak menyusuri jalur rempah.
Staf Khusus Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Dr
Ary Prihardhyanto Keim, MSc menjelaskan, rempah tidak hanya sekedar
dianggap untuk bumbu masak atau obat. Tapi bisa bisa mengembalikan
kejayaan Nusantara di masa sekarang.
"Generasi milenial ini punya potensi ketertarikan akan informasi
rempah. Rasa ingin tahu dan Nasionalismenya tinggi, apalagi mengenal
rempah lebih jauh," ucap Ary.
Sambil berwisata ke Ternate dan Tidore, Anda bisa menyusuri jalur
rempah. Dimulai dari berkunjung ke lokasinya ditanamnya pohon Cengkeh
Afo, yang diyakini sebagai cengkeh tertua di dunia. Usianya
diperkirakan mencapai ratusan tahun. Di sekitar Cengkeh Afo, tersebar
tanaman pala, yang juga komoditas andalan dari Ternate dan Tidore.
MKVPOKER - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Lalu di sana ada bangunan benteng di sekitar Ternate dan Tidore.
Benteng-benteng terebut dibangun oleh Spanyol dan Portugis tidak lain
adalah untuk melindungi cengkeh, yang kala itu dianggap sebagai harta
karun.
Benteng yang tersebar di wilayah Ternate dan Tidore di antaranya
Benteng Tolukko, Benteng Kastela, Benteng Tore, dan Benteng Tahula.
Okezone pun sempat menginjakkan kaki di sana beberapa waktu lalu.
Nuansanya asri dan begitu indah. Pengalaman ini sungguh tak terlupakan
hingga kini.
Jangan lupa, liburan ke Ternate dan Tidore Anda bisa mencicipi ragam
kuliner lokal. Di pagi hari, Anda bisa menyantap nasi kuning yang
gurih, lalu cobain papeda dengan kuah ikan tuna untuk makan siang yang
mantap.
Dilanjutkan di sore hingga malam hari, Anda bisa ikan-ikan segar yang
dibakar dengan bumbu rempah khas. Atraksi sang penjual saat memotong
ikan juga membawa kesan tersendiri selama di sana.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Negeri Rempah Hassan Wirajuda
mengatakan, dengan mudahnya wisatawan mengeksplorasi sambil mengenal
khasanah budaya di masa lalu. Peningkatan perdagangan rempah, kemudian
turut mempengaruhi pertukaran budaya dari berbagai bangsa.
"Kami mengingatkan para pengambil kebijakan, baik di pusat dan
daerah, akan pentingnya pembelajaran untuk generasi muda tentang sejarah
ini," tandasnya.




Post a Comment